Cinta (Mahabbah)

Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, ternyata sangat besar manfaatnnya untuk kita kaum muslim. Saya pernah membaca sebuah buku yang di dalamnya terdapat kisah tentang pentingnya bershalawat kepada Rasulullah SAW. Namun mohon maaf saya lupa judul buku dan pengarangnya, karena pada saat saya membaca buku tersebut dalam kondisi sedang antri di ruang tunggu. Semoga kisah ini dapat memberikan manfaat kepada kita.

Dikisahkan, seorang dalam mimpi bertemu satu makhluk yang sangat jelek di Padang Sahara. Lalu ia bertanya “ Siapakah kamu?”

“Aku adalah amalan jelek mu” Jawab makhluk jelek itu

“Apa yang dapat menyelamatkan ku dari mu?”

“Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, shalawat itu berada di atas cahaya, di atas ash shirath . Barangsiapa yang bershalawat kepada ku pada hari jum’at sebanyak delapan puluh kali, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya selama delapan puluh tahun”

Ada seseorang yang tidak pernah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, lalu pada suatu malam bermimpi bertemu Baginda Nabi SAW. Beliau tidak menoleh kepadanya, oleh karena itu ia bertanya “ Ya Rasul, apakah anda marah kepada saya?”

“Tidak” Jawab Nabi SAW

“Lalu, mengapa Anda tidak memandang saya?”

“ Karena Aku tidak mengenal mu”

“Bagaimana Anda tidak mengenal saya? Padahal saya termasuk salah satu umat Anda, para ulama mengatakan bahwa anda lebih mengenal umatnya melebihi seorang ibu kepada anaknya”

“Mereka memang benar, tetapi engkau tidak mengingat ku dengan shalawat, sebab aku mengenal umat ku menurut kadar shalawat mereka kepada ku”

Kemudian, orang itu terbangun dan mewajibkan dirinya untuk selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW setiap hari seratus kali. Kemudian ia terus melakukan hal itu hingga berselang beberapa waktu ia bermimpi bertemu kembali dengan Rasulullah SAW. Beliau berkata “ Kini aku mnegenalmu dan Aku memberikan syafaat kepada mu karena engkau telah menjadi pecinta Rasulullah”

Allah berfirman :

Katakanlah, jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku (QS Ali Imran Ayat 31)

Ayat ini turun ketika Nabi Muhammad SAW mengajak Ka’ab Ibn Al Asyraf dan sahabat-sahabatnya masuk islam. Mereka berkata “ Kami berada dalam kedudukan sebagai anak-anak Allah dan kami sangat mencintai Allah”

Lalu Allah SWT berfirman kepada Rasulullah : Katakanlah, jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (dalam agama Ku) sebab aku adalah utusan Allah yang menyampaikan risalah dan hujjah-Nya kepadamu , niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu “ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Ali Imran Ayat 31)

Kecintaan orang-orang mukmin kepada Allah SWT adalah dengan ketaatan mereka mematuhi perintah-Nya. Mengutamakan ketaatan kepada-Nya dan mencari keridhoan-Nya. Sedangkan kecintaan Allah SWT kepada orang-orang mukmin adalah Dia memuji mereka serta memberi pahala, ampunan, kenikmatan, kemudahan, perlindungan, penjagaan, bimbingan kepada mereka.

Sungguh besar manfaat yang  kita dapat dengan melafalkan shalawat kepada Rasulullah setiap hari, sehingga dapat mengantarkan kita  menjadi umat pecinta Rasul, dengan demikian kita selalu dalam perlindungan dan bimbingan Allah SWT dalam setiap langkah kita.

 

 

 

 

FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *