Apakah Shotcrete Itu?

Shotcrete

Gambar 1. Shotcrete (gambar diambil dari :www.fhwa.gov dan www.norchem.com)

Beton merupakan bahan bangunan yang sering digunakan, baca : apakah beton itu?  Selain beton normal, beton dengan campuran dan cara pelaksanaan yang berbeda menghasilkan jenis beton yang berbeda pula, beton tersebut dinamakan beton khusus. Shotcrete merupakan salah beton khusus. Melihat dari namanya shotcrete adalah beton yang cara mengaplikasinya dengan ditembakkan. Shotcrete umumnya digunakan pada pekerjaan pemeliharaan stabilisasi struktur bawah tanah atau struktur beton dengan ketebalan 5 cm hingga 7 cm dalam luasan yang cukup lebar.  Jika shotcrete adalah termasuk sebagai unsur dari sistem pendukung, dapat memainkan peran yang berbeda. Pertama dapat digunakan sebagai lapisan pelindung sederhana untuk menutup batuan eksisting. Shotcrete  juga dapat digunakan sebagai lapisan struktural, di mana ia digunakan dalam kombinasi dengan angkur dan / atau pekerjaan rangkaian pembesian

Tunnel PLTU Peusangan

Gambar 2. Salah Satu tunnel pada PLTU Peusangan (Foto oleh : Eko Septiyanto)

Jenis pencampuran agregat pada shotcrete ada 2 :

1. Campuran kering (Dry mix)

2. Campuran basah (Wet mix)

 

Pada campuran kering, agregat pasir, split tanpa air dipompa ke dalam mesin batching dan mixing ( 1), di lain tempat air dan zat adiktif dicampur (2) ,  kemudian dialirkan digabungkan bersama-sama didalam alat akselerator dan bertemu di nozzle, kemudian ditembakkan ke lokasi dimana beton tersebut akan dikerjakan.

Pada campuran basah, agregat pasir, split, semen, air dan zat adiktif dicampur di dalam mesin batching dan mixing (1), di  suatu wadah kemudian dialirkan udara bertekanan (2) keduanya bertemu dinozzle, siap ditembakkan.

 

Keuntungan campuran shotcrete secara kering :

1. Kuat, tenaga tinggi

2. operator nozzle bisa mengatur kekurangan dan kelebihan air

3. Bisa menggunakan ketebalan (lebih tebal) daripada yang diperbolehkan pada campuran wet mix

 

Kerugian campuran shotcrete secara kering:

1. Kemungkinan terdapat lapisan-lapisan pasir yang kering

2. cocok untuk pekerjaan kecil

3. Berdebu

4.Yang mantul (jatuh tercecer) lebih banyak  dari wet mix

Percent of rebound untuk pekerjaan floor dan slab pada  dry mix berkisar 5%-15% sedangkan untuk wet mix 0% – 5%

 

Keuntungan campuran shotcrete secara basah:

1. Air entrainment possible

2. Large volume rates of placement possible

3. Less dust

4. Less rebound

5. Less nozzlement skill required

6. Operator nozzle tidak perlu tabung khusus

 

Kerugian campuran shotcrete secara basah :

1. Jika tanpa silica fume dan superplasticizer, kekuatannya betonnya akan rendah

2. Jika ready mix terlalu encer/kental, jika sudah masuk mesin tidak dapat disetting ulang

3. Lapisan terbatas dalam sekali tembakan berkisar 5 cm – 7,5 cm

4. Dalam pelaksanaan tidak boleh berhenti berhenti

5. Tidak cocok untuk pekerjaan kecil

 

 

Quality control

Pengendalian kualitas dengan cara menembakkan shotcrete pada sebuah bidang, setelah beton berumur, selanjutnya dicoredrill kemudian diuji kuat tekan.

 

Pelaksanaan :

Menembakkan shotcrete dari lapisan bawah kemudian diteruskan ke lapisan di atasnya (lihat gambar 1), kemudian diratakan dengan alat bertekanan sekaligus sebagai pemadatan.

 

Aplikasi shotcrete pada tunnelGambar 3. Aplikasi shotcrete pada tunnel dan portal tunnel ( Foto oleh : Eko Septiyanto)

Pada beton khusus ini, shotcrete intinya adalah campuran beton harus dapat dengan mudah dialirkan, dipompa dan ditembakkan. Hal ini membuat beton shotcrete nilai slumpnya harus tinggi, slump yang ideal untuk shotcrete 10 cm sampai dengan 20 cm . Meskipun encer, beton ini dapat mencapai nilai kuat tekan tinggi dengan tambahan zat adiktif (silicafume dan/atau superplasticizer).

 

 

In English :

Concrete is a building material that is frequently used, read: what is it concrete? In addition to normal concrete, concrete with a mix and a different way of implementation produces different types of concrete, the concrete is called a special concrete. Shotcrete is a special concrete. Judging from the name shotcrete is a concrete way of application to be fired. Shotcrete is commonly used in the stabilization of maintenance work underground structures or concrete structure with a thickness of 5 cm to 7 cm in a fairly wide area. If shotcrete is included as an element of the support system, can play a different role. The first can be used as a simple protective coating to cover the existing rock. Shotcrete can also be used as a structural layer, where it is used in combination with the anchors and / or reinforcement.

Type mixing aggregate in shotcrete is 2:

1. Dry Mix

2. Wet Mix

In the dry mix, aggregate sand, split without water is pumped into the batching and mixing machine (1), in other places the water and addictive substances are mixed (2), then flowed combined together in the accelerator tool and meet at the nozzle, then fired to location where the concrete will be done.

In the wet mixture, sand aggregate, split, cement, water and addictive substances are mixed in the batching and mixing machine (1), in a container of pressurized air then flows (2) two meet at nozzle, ready to fire.

Advantage in the dry mix shotcrete:

1. Strong, high power

2. The nozzle operator can adjust the deficiency and excess water

3. Can use thickness (more thicker) than allowed in a mixture of wet mix

 

Losses in dry mix shotcrete:

1. There may be layers of dry sand

2. suitable for small jobs

3. Dusty

4.Yang mantul (spilled) more of the wet mix

Percent of rebounds to work on the floor and slab dry mix ranging from 5% -15% while for wet mix 0% 5%

 

Advantages of wet mix shotcrete:

1. Air entrainment possible

2. Large volumes of placement rates possible

3. Less dust

4. Less rebound

5. Less nozzlement skills required

6. Operators do not need a special tube nozzle

 

Losses in wet mix shotcrete:

1. If without silica fume and superplasticizer, concrete strength will be low

2. When ready mix too thin / thick, when it entered the machine can not be set back

3. Layer limited in one shot ranges from 5 cm 7.5 cm

4. In the exercise should not stop stop

5. Not suitable for small jobs

 

Quality control

Quality control by means of firing shotcrete on a field, after the old concrete, further coredrill then tested compressive strength.

 

implementation:

Shotcrete firing of the bottom layer is then forwarded to the layer above it (see Figure 1), then flattened by means of pressure as well as compaction.

In this particular concrete, shotcrete concrete mix should point is can be easily drained, pumped and fired. This makes concrete shotcrete slump value should be high, ideal for shotcrete slump 10 cm to 20 cm. Although dilute, concrete can achieve high compressive strength value with the addition of addictive substances (silicafume and / or superplasticizer).

 

Sumber/ Source:

Gambar  diambil dari/ Figure taken from : www.fhwa.gov dan www.norchem.com

 

 

 

 

 

FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *