Apakah Pentingnya Sifat Tawakal?

Sejenak mengamati peristiwa yang berlalu, merenungkan curhat seorang teman, sepertinya saya mendapatkan bahan menulis yang spesial. Berbeda dengan topik-topik yang sering saya unggah. Saya pikir masih sah saja karena blog ini merupakan blog pribadi. Tulisan saya bersifat religi, dengan tema “tawakal” semoga dengan sedikit bekal saya di bidang ini, bisa memberikan motivasi untuk tetap semangat dalam menjalani kehidupan ini.

Kebutuhan seorang muslim yang ingin menempuh jalan Allah SWT akan sifat tawakal merupakan kebutuhan yang sangat mendesak dan penting. Khususnya pada permasalahan mencari rejeki  atau menghadapi kenyataan yang kadang tidak sejalan dengan keinginan, membuat akal dan hati setiap orang menjadi sibuk, dan membuat orang merasa letih, goyah jiwanya, tidak dapat tidur di waktu malam dan merasa lelah di waktu siang.

Tidak jarang diantara mereka rela menghinakan dirinya, menundukan kepalanya dan menyerahkan segala kemuliaannya untuk mendapatkan “roti” atau “kursi”. Ia mengira bahwa “roti” atau “kursi”  itu berada dalam genggaman kekuasaan seorang makhluk seperti dirinya, kalu id mau dapat diberikannya atau tidak diberikannya. Sehingga ia mengira bahwa kehidupannya dan kehidupan anak-anaknya berada dalam genggaman kekuasaannya. Ia mengira mampu menghidupkan dan mematikan sebagaimana pernah dikatakan Raja Namrud ketika ia berjanji akan memenuhi kebutuhan Nabi Ibrahim AS.

Bahkan diantara mereka ada yang melebih-lebihkan. Diantara mereka ada yang membiarkan diri mereka memakan makanan haram, mengambil hak orang lain, memakan harta suap, memperbolehkan riba, dan memakan harta dengan cara yang batil. Hal itu dilakukan karena rasa takut jika kelak menginjak usia senja akan merasa kekurangan ataupun rasa khawatir meninggalkan keturunan yang lemah dan miskin setelah ia meninggal kelak. Imam Abdullah bin Al Mubarak pernah berkata  Continue reading

FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrShare