PEMELIHARAAN BETON AGAR MENCAPAI KUAT TEKAN SESUAI YANG DIHARAPKAN

Pembangunan Infrastruktur sering kali melibatkan pembuatan beton pada proses pelaksanaan konstruksinya. Saya pernah menulis bahwa membuat beton dengan kualitas baik tidak sesederhana yang orang awam pikir. Baca lagi tulisan saya : Apakah Campuran Adukan anda sudah benar dan Perancangan Campuran Adukan beton yang baik (sesuai SNI).

Ternyata ada hal penting yang selama ini terlihat sepele tetapi sangat berpengaruh besar terhadap nilai kekuatan beton pada ending nya. Apakah itu? Pemeliharaan, perawatan atau dalam istilah teknik kita sebut curing. Beton yang kita rencanakan dan kita buat dengan penuh ketelitian akan merosot kekuatannya jika selama masa pengerasan beton tidak dirawat.

Fakta di lapangan saya dapatkan, beton dengan perencanaan sama telitinya, satu dikerjakan secara manual sedangkan yang lain dipesan pada produsen batching plant, keduanya telah melalui proses yang teliti saat pelaksanaanya, tetapi pada salah satu jarang melakukan aktivitas curing, dan satunya rutin melakukan curing terhadap beton tersebut, maka hasilnya terlihat pada kekuatan betonnya. Beton tanpa pemeliharaan nilai kekuatannya merosot dari nilai kekuatan yang direncanakan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya proses pemeliharaan beton sebelum mengeras.

Apa dan bagaimanakah pemeliharaan beton yang baik supaya mendapatkan nilai kekuatan beton sesuai harapan? Mari kita pelajari bersama, Istilah pemeliharaan beton diartikan  Continue reading

FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrShare