Mengapa Kita Harus Sholat?

Kesibukan sehari-hari menuntut kita untuk bekerja dan melakukan aktivitas berpacu dengan waktu. Berbagai macam perasaan berkecamuk pada saat kita melakukan aktivitas sepanjang hari. Kadang pagi hari kita merasa senang dan ceria, siang hari dapat berubah menjadi jengkel dan kecewa, kemudian sore hari dapat berubah menjadi lelah dan marah.

Berbagai macam rasa yang kita terima sepanjang waktu pada akhirnya dapat mempengaruhi hasil akhir kinerja kita. Shalat sebagai bentuk kebaikan Allah SWT dalam memberi akses komunikasi dengan hambaNya. Shalat merupakan hubungan antara hamba dengan Rabb-nya yang wajib dilaksanakan lima waktu dalam sehari semalam, sesuai petunjuk Rasulullah SAW ,sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Shalatlah, sebagaimana kalian melihat aku shalat. [HR Bukhari].

Melalui shalat, kita diberi kesempatan mencurahkan segala perasaan kita kepada Allah SWT. Kemajuan teknologi, sering kita membaca curahan hati yang ditulis pada sosial media justru berakibat fatal bagi penulisnya. Bahkan tidak jarang orang merasa angkuh pada kedekatan dengan pejabat publik sehingga lebih sering curhat dengan pejabat publik tersebut apakah itu kedekatan dengan kepala lurah, camat, bupati, gubernur atau bahkan presiden. Hasilnya, belum tentu membahagiakan. Padahal, Allah SWT telah memberikan kita kesempatan utntuk mencurahkan segala masalah kita hanya kepadaNya.

Sholat di Masjidil Haram

Beruntunglah orang yang melaksanakan shalat dengan khusyu` dan thuma’ninah. Allah berfirman:

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang  Continue reading

FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrShare